Sinergi antara orangtua dan pihak sekolah adalah hal yang selalu kami utamakan, melalui komunikasi yang baik dan bersinergi, harapan kami sebagai sekolah dapat mewujudkan harapan orangtua terhadap Taruna dan Taruni yang bersekolah di SMA Hang Tuah 5 menjadi generasi emas yang dapat beradaptasi secara cepat dan positif dengan tetap memiliki karakter baik di tengah kecepatan arus globalisasi dan informasi. Seperti tema pada kegiatan Parenting SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo yang diselenggarakan di The Sun Hotel “Membangun Komunikasi Efektif dalam Mewujudkan Generasi Emas yang Adaptif dan Berkarakter di Era Digital”.
SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo kembali mengukir prestasi di bidang Paskibraka tingkat Kabupaten dan Provinsi pada tahun 2025. Semangat perjuangan dan kerja keras latihan setiap hari dapat mengantarkan delapan diantaranya menjadi Paskibraka Kabupaten Sidoarjo dan satu diantaranya menjadi Paskibraka tingkat provinsi.
Selamat kepada Taruna dan Taruni SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo yang sudah terpilih menjadi Tim Paskibraka Kabupaten dan Provinsi, semoga bisa menjalankan amanah dengan baik kedepan.
SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo mengadakan Lomba Unjuk Terampil Bakat dan Kreativitas yang dilaksanakan secara online dan offline. Beberapa lomba yang diadakan antara lain :
Lomba Online : Fotografi, Infografis, Membaca Puisi, dan Story Telling English
Lomba Offline : Futsal, Paskib, dan E-Sport
Lomba-lomba tersebut diikuti oleh para peserta didik dari berbagai SMP dan MTs baik negeri maupun swasta yang ada di wilayah Jawa Timur. Pelaksanaan lomba tersebut yaitu dimulai bulan Januari sampai Februari, dan berikut adalah para pemenang dari Lomba UTBK SMAHATMA Vol. 1
PEMENANG ENGLISH STORYTELLING
JUARA 1: NADHIRA MAHARANI DEWI NURFAJAR (SMP NEGERI 6 SURABAYA)
JUARA 2: SIMPHONY LEVIA IRENE KANDOU (SMP ANUGERAH SCHOOL)
JUARA 3:
SHAYNA SAFINA MUTIARA FAJAR (SMP HT 6 EXCELLENT)
AURELYA WINDA CHRISTI ANGENANTHY (SMP HT 5 SIDOARJO)
PEMENANG LOMBA INFOGRAFIS
JUARA 1: CALLISTA SALMA B. S. (SMP HANG TUAH 6 EXCELLENT)
JUARA 2: AYMAN FATIH P. W. (SMP HANG TUAH 6 EXCELLENT)
JUARA 3: SAFIRA DYAH PEMBAYUN (SMP HANG TUAH 5 SIDOARJO)
PEMENANG LATGAB PASKIB
JUARA 1: SMP NEGERI 2 TAMAN
JUARA 2: MTS MA’ARIF KETEGAN
JUARA 3: SMP NEGERI 3 CANDI
JUARA HARAPAN: SMP HANG TUAH 5
PEMENANG LOMBA E-SPORT
1. CENDEKIA E-SPORT: SMP CENDEKIA
2. IAN TEAM: SMPN 2 SIDOARJO
3. BAGONG DJAWA: SMPN 3 CANDI
PEMENANG LOMBA FOTOGRAFI
JUARA 1: REFALDYNO JULIAN S (SMP HANG TUAH 6 EXCELLENT JUANDA SIDOARJO)
JUARA 2: KEENAYA RISDA KHARISMA PUTRI (SMP PGRI 1 BUDURAN)
JUARA 3: ADE ZANU RATNA NING TYAS (SMP PGRI 1 BUDURAN)
PEMENANG LOMBA BACA PUISI
JUARA 1: JENY CAMELIA (SMP HANG TUAH 6 EXCELLENT SIDOARJO)
JUARA 2: ADHIGANA REZKY ZENO (SMP MUHAMMADIYAH 5 TULANGAN)
JUARA 3: NADHIRA MAHARANI D.N. (SMPN 6 SURABAYA)
PEMENANG LOMBA FUTSAL
JUARA 1: SMPN 2 TANGGULANGIN
JUARA 2: SMPN 1 TANGGULANGIN
JUARA 3: SMP PGRI 10 CANDI
TOP SCORE : MUHAMMAD YOSA TRI AGUSTINA (MTSN 4 SIDOARJO)
BEST PLAYER : MUHAMMAD YOGA PRATAMA (SMPN 2 TANGGULANGIN)
Terimakasih untuk para peserta didik yang telah berpartisipasi dalam lomba UTBK SMAHATMA Vol. 1 semoga dikesempatan berikut bisa ikut berpartisipasi kembali dan meraih juara, dan selamat untuk para pemenang yang telah meraih hasil yang luar biasa hebat.
Dalam rangka memperingati HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, maka Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo mengadakan seleksi Calon Anggota Paskibraka Sidoarjo Tahun 2022.
Faktanya sudah menjadi tradisi SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo untuk mengirimkan siswanya mengikuti seleksi paskibra kabupaten Sidoarjo setiap tahunnya. Tahun ini menjadi tahun baiknya dan patut dibanggakan kembali, terpilihlah 12 siswa dari SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo yang lolos menjadi paskab Sidoarjo 2022, yaitu Chrisna Murti (Fase E-1), M. Dzakki Alfianto (Fase E-3), Adhipramana Andhika J (Fase E-4), Kirana Odora (Fase E-4), Achmad Aldi (Fase E-4), M. Zihni H (Fase E-4), M. Luthfi Adi (Fase E-5), Riza Noveka (XI MIPA 1), Nurin Fatimah (XI MIPA 3), Alenavia Nirwanda (XI MIPA 3), Ni Putu Setia (XI IPS 1), dan Devina Calista (XI IPS 1).
Sebelum lolos menjadi capaskab Sidoarjo 2022, mereka melewati tiga tahapan seleksi antara lain, tahap 1 Parade dan PBB. Kemudian tahapan kedua yaitu Samapta, Kesehatan, dan PBB. Kemudian tahapan terakhir yaitu Wawancara, Psikotes, Talenta, dan Pengetahuan Umum pada Rabu, 30 Maret 2022. Ketiga tahapan tersebut sama-sama dilaksanakan bertempat di GOR Delta Sidoarjo.
Gelar capaskab Sidoarjo 2022 sudah ada di tangan mereka dengan kerja keras dan ribuan keringat yang menetes, tetapi perjuangan mereka tidak sampai di sini, mereka harus berlatih dengan keras lagi, meneteskan ribuan keringat lagi untuk menyukseskan pengibaran sang merah putih di lapangan Alun–alun Sidoarjo nanti pada tanggal 17 Agustus 2022 tepat pada hari kemerdekaan Indonesia yang ke 77. Sebagai permulaan seluruh capaskab mengikuti latihan yang disebut TOC yaitu traning of capaskab untuk melatih mental dan fisik setiap anngota.
Laporan terakhir atas nama Chrisna Murti (Fase E-1) masih menunggu pengumuman untuk lolos dan tidaknya sebagai calon pasprov Jawa Timur. Selamat berjuang dan terima kasih sudah membanggakan SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo di tingkat kabupaten Sidoarjo, dan semoga tradisi ini terus ada di SMAHATMA.(B)
Penulis : Rena Kharisma | Editor : Khoirul Ichwanudin
SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo terus menunjukkan tajinya dalam bidang non-akademik. Kali ini, tim Robotika SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo yang berhasil membawa robot Controlled Resquer Lifebuoy atau yang biasa disingkat Corelbuoy ini menyabet penghargaan dalam Lomba Robot Nasional (BARONAS) yang diadakan oleh Institut Teknologi Surabaya (ITS), Senin (20/12) lalu.
Sebagai ajang tahunan, BARONAS merupakan Lomba Robot Tingkat Nasional bagi pelajar SD, SMP, SMA, dan Umum yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Elektro ITS dengan tujuan untuk mengenalkan dan mengasah kemampuan pelajar dan masyarakat Indonesia dalam bidang robotika. Hal itu dilaksanakan dengan harapan perkembangan teknologi khususnya dalam bidang robotika di Indonesia akan semakin maju dan berkembang pesat.
SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo sendiri mengambil kategori umum dan berhasil keluar sebagai juara 3. Meski tampil perdana, tim yang terdiri dari Aditya Daffa (X-5), Adam David (X-5), dan Jesica Yang (X5) ini berhasil mengalahkan tim-tim lawan dalam perlombaan bergengsi dengan tema Technological Innovation.
Aditya Daffa mengaku bahwa pada awalnya merasa kurang yakin untuk dapat meraih juara, namun setelah melewati beberapa proses dan melihat hasil kerja mereka, mereka jadi percaya diri dan optimis dalam mengembangkan robot ciptaan mereka. Mereka sempat mengalami kesulitan kala robot yang di lombakannya kemasukan air dan terjadi korsleting sebanyak 2 kali. Mereka juga mengaku mengalami tantangan besar ketika di tinggal oleh guru pendamping robotika mereka, “Sedih, karena Pak Indra harus pindah tugas menjadi dosen di Indramayu, ini jadi tantangan terbesar untuk belajr mengenai komponen-komponen dan membenarkan robot sendiri,” Ungkap Jesica Yang.
Mereka berusaha memperbaiki robot ciptaan mereka dengan bantuan Mam Yuli juga Pak Toni selaku guru pendamping baru pengganti Pak Indra. Mereka melakukan persiapkan proposal, pembagian naskah video, dan pembuatan video. Tanggal 3 Maret 2022 menjadi tanggal yang membahagiakan bagi mereka karena telah berhasil lolos ke babak final. Mereka merasa senang dan bangga karena penampilan perdana mereka berhasil masuk hingga final. Mereka dengan segera melakukan persiapan finalseperti pembuatan naskah presentasi, poster, video demonstrasi, dan penggantian skotlet.
Universitas Sulevi diakui mereka sebagai lawan terberat selama jalannya lomba, “Dari segi penampilan dan kemampuan menjawab pertanyaan, mereka udah unggul jauh.” Akunya. Selain itu, mereka juga pesimis ketika tahu bahwa salah satu lawan mereka adalah juara 1 BARONAS tahun lalu. “Tapi kita bersyukur bisa meraih juara 3 di kategori umum tingkat nasional, kita juga tidak lupa membagikan kabar baik ini kepada Pak Indra,” Ungkap Jesica Yang.
“Ekstra Robotika itu menyenangkan dan santai, selain itu untuk bergabung dalam Ekstra Robotika tidak harus berpikir keras dan pandai IT, karena robotika dibagi menjadi 3 tim, yaitu tim IT, Desain, serta Hardware dan Electrical,” jelas Aditya daffa yang kerap di panggil Adit saat di tanyai perihal alasannya menggeluti dunia perobotan. Dengan semua susah senang yang mereka lalui dan hadapi, mereka berharap bahwa ekstrakurikuler roboika di SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo menjadi ekstrakurikuler yang di minati oleh mayoritas taruna dan dapat menginovasikan teknologi terbaru di era digital. (-d)
Penulis : Rena Kharisma | Editor : Khoirul Ichwanudin
Hi Splitter’s, SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo memiliki program wajib yang harus diikuti oleh para siswa Fase E dan XI. Program tersebut biasa kita kenal dengan Laboratorium Kepemimpinan. Program pembelajaran kurikulum satu ini telah rutin dilaksanakan SMA Hang Tuah 5 setiap minggunya di Jumat. Sebelum kita bahas lebih jauh, kira-kira teman teman pada tahu nggak, apa sih Laboratorium Kepemimpinan itu??
Laboratorium Kepemimpinan adalah proses experiential learning, dimana para peserta secara ril (waktu, konteks, lingkungan, dan budaya) mempraktikkan peran sebagai seorang pemimpin.Proses Laboratorium Kepemimpinan terjadi interaksi antara peserta, mentor, coach yang diharapkan dapat membentuk kompetensi sebagai pemimpin yang memberikan perubahan yang baik.
Disekolah SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo terdapat lima jenis Laboratorium Kepemimpinan, ada saka bahari (satuan karya pramuka bahari), bela negara, public speaking, kepustakaan, dan literasi digital. Semua ini sudah terjadwal rutin tiap bulannya, masing masing jenis Lab. Kepemimpinan ini memberikan berbagai dampak positif bagi para siswa yang akan membantu dalam proses sosialisasi baik di lingkungan sekolah ataupun di luar lingkungan sekolah.
Dari lima jenis Lab. Kepemimpinan ini, pastinya memiliki guru pembina yang keren keren abiezz, pertama ada saka bahari yang langsung dibina oleh bapak Setyo Nugroho dan juga dibantu oleh kakak-kakak Pendega SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo. Kedua, bela negara yang langsung dibina oleh Bapak Sjemihadi Hardjo dimana kita diajarkan bagaimana cara baris berbaris dan menumbuhkan rasa nasionalisme pada diri kita. Yang ketiga public speaking, dibina langsung oleh Pak Bc yang juga merupakan guru mapel Bahasa Indonesia, kita diajarkan bagaimana kemampuan yang baik dalam menyampaikan atau mempresentasikan suatu topik di depan umum. Yang Keempat ada kepustakaan, dibina langsung oleh Ms. Arifikayani P. dan Ms. Shiky Isyana P., kita diajarkan bagaimana kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Dan yang terakhir Literasi digital, dibina langsung oleh Ms. Lorena Nur K., kita diajarkan bagaimana kecakapan kita yang tidak hanya melibatkan kemampuan penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi, tetapi juga kemampuan dalam pembelajaran untuk bersosialisasi, sikap berpikir kritis, kreatif, serta inspiratif sebagai kompetisi digital. Dengan adanya program Lab. Kepemimpinan ini, diharapkan semoga sekolah kita menghasilkan para siswa yang terbaik, yang mampu mengharumkan nama sekolah SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo secara akademis maupun non-akademis. (daff)
Penulis : Rena Kharisma I Editor : Khoirul Ichwanudin
VAKSIN BOOSTER SMA HANG TUAH 5 SIDOARJO
Upaya pencegahan terhadap penularan virus Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah salah satunya dengan melalui kebijakan program pemberian Vaksinasi. Berdasarkan Surat Edaran Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) mulai sejak 12 Januari 2022 sesuai dengan arahan Presiden Jokowi Widodo.
Pada Rabu (17/03/2022) diselenggarakannya pelaksanaan giat vaksinasi untuk pendidik taruna/taruni dengan sasaran yang telah berusia 18 tahun, serta tenaga kependidikan bapak ibu guru dan pegawai SMA HangTuah 5 Sidoarjo. Bertempatan di ruang XII Mipa 1 dan 2 petugas kesehatan yang berasal dari kesatuan kavareli marinir sebelum dilakukannya penyuntikan vaksin, terlebih dahulu melakukan berbagai macam pemeriksaan mulai dari Pendataan, Screening, serta kelengkapan vaksin dosis 1 dan 2 sebelumnya dengan protokol kesehatan yang ketat.
Pelaksanaan vaksinasi Booster di SMA Hangtuah 5 ini sebagai tahap vaksinasi selanjutnya, setelah tahun sebelumnya pada September 2021 telah mengadakan vaksinasi dengan dosis 1 dan 2. Suntik yang digunakan ialah menggunakan jenis vaksin Astra Zeneca, dosis 3. Sebanyak kurang lebih 216 orang telah menerima vaksin dosis ke – 3 atau booster. Karena peserta penerima vaksin bukan hanya dari SMA Hang Tuah 5 saja, namun juga dari tenaga kependidikan satdik yayasan Hang Tuah di sekitarnya seperti bapak dan ibu guru serta pegawai TK Hang tuah 22 Candi, Sidoarjo dan lain sebagainya.
Proses pelaksanaan vaksinasi booster ini tidak jauh berbeda dari pelaksanaan sebelumnya. Hanya saja vaksinasi tahap ke 3 ini karena syarat sasarannya berusia 18 tahun ke atas maka jumlah peserta relatif lebih sedikit dan kecil dibanding pelaksanaan vaksinasi sebelumnya karena mayoritas penerima vaksin booster ini hanya dari tenaga kependidikan dan beberapa siswa angkatan kelas 11 dan 12.
Pelaksanaan vaksinasi booster ini bertujuan untuk dapat membentuk herd immunity atau daya tahan tubuh dari infeksi varian virus Covid-19. Mengingat saat ini SMA Hangtuah 5 Sidoarjo telah memulai kebijakan Pembelajaran Tatap Muka terbatas (PTM) 100% di sekolah secara normal dan aman.
“Iya, pelaksanaan vaksinasi booster ini juga merupakan anjuran dari pemerintah selain itu dengan lengkapnya dosis vaksinasi juga akan lebih memudahkan akses kemanapun serta menjadi tidak mudah lah untuk tertular varian Covid -19 ini”, ungkap miss Rena, salah satu peserta penerima Vaksin Booster. (Shaa dan Riyan)
Minggu pagi, 26 Juli 2022 para taruna SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo sudah bersiap dengan kostum kebanggaan Genderang Bahari SMAHATMA (GBS) di Alun-Alun Sidoarjo. Para taruna berbaris rapi dengan alat yang mereka bawa sesuai dengan bagiannya masing-masing. Antusias pengunjung juga terlihat dengan berkerumun mengitari barisan GBS dengan membawa gawainya masing-masing. Sekitar pukul 07.00 pagi, barisan GBS mulai berjalan dan mengambil posisi untuk memulai pertunjukan. Dimulai dengan gemuruh genderang dan aksi para mayoret berkayang, memukau para pengunjung yang sudah tidak sabar menyaksikan “open show” secara keseluruhan.
Marching Bells bernada serupa bunyi dari gelas, mengalunkan suara-suara musik khas Genderang Bahari SMAHATMA, aksi dari jajaran drum juga tidak kalah memukau dengan menabuh secara berirama meskipun alat drum yang dipikul cukup berat. Bahkan para pemain drum juga menampilkan atraksi bak cheerleader dengan menumpuk-numpuk drum mereka lalu mayoret berada di atasnya. Para mayoret yang mahir memainkan tongkatnya juga menampilkan atraksi yang membuat para pengunjung terpukau dengan melempar tongkat tinggi-tinggi ke udara dan menangkapnya kembali dengan sigap.
Open Show juga menjadi ajang SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo untuk mengenalkan keunggulan dari sekolah, Bapak/Ibu Guru dan pegawai tidak melewatkan hal tersebut dengan membagikan brosur kepada para pengunjung yang sangat mengapresiasi penampilan dari para taruna Genderang Bahari SMAHATMA. Di akhir sesi pertunjukan, sekitar pukul 08.00 WIB, para pengunjung Alun-Alun Sidoarjo berkesempatan juga untuk berfoto atau berswafoto dengan para taruna yang memakai kostum kebanggaan mereka. Semoga dengan adanya Open Show GBS di area publik semakin menjadikan SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo dikenal dan “dilirik” oleh masyarakat Sidoarjo.
PEMBENTUKAN KOPERASI MANDIRI WISATA BAHARI TLOCOR SEBAGAI BADAN USAHA PEMERATAAN PEREKONOMIAN DAERAH DI KABUPATEN SIDOARJO
Ketut Ardhika Dharmajaya
XII MIPA 1
NIS. 00042739094
SMA HANG TUAH 5 SIDOARJO
2021
LATAR BELAKANG
Salah satu dampak dari lumpur lapindo adalah terbentuknya pulau LUSI. Pulau ini terbentuk dari endapan buangan lumpur yang mengalir dari sungai menuju laut lepas. Setelah 14 tahun, endapan lumpur yang kian menumpuk tersebut membentuk sebuah pulau baru. Pulau Lusi sendiri memiliki luas sekitar 94 hektar. Keberadaan pulau baru ini terletak di Tlocor, Tanjungsari, Kupang, Kec. Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Sejak itulah nama Wisata Bahari Tlocor mulai dikenal. Tempat ini berjarak sekitar 19 km dari lumpur lapindo. Menempuh perjalanan yang cukup panjang untuk menuju ke Wisata Bahari Tlocor. Terdapat sekitar 500-1500 pengunjung bersama rombongannya yang mendatangi tempat tersebut untuk menyeberang ke Pulau Lusi yang terletak tidak jauh dari Wisata Bahari Tlocor. Para pengunjung dapat menaiki perahu atau speed boat untuk menuju ke Pulau Lusi.
Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Wisata Bahari Tlocor bermata pencaharian sebagai pengelola wisata dan nelayan. Akan tetapi, menurut Bapak Kasiono selaku kepala badan usaha milik desa tidak semua warga dusun memiliki modal dalam pengembangan usahanya, bahkan beberapa masyarakat tercatat tidak memliki pekerjaan dan hidup digaris kemiskinan. Sedangkan jika di pelajari lebih lanjut dusun tlocor adalah dusun yang mempunyai potensi untuk berkembang.
Pada saat ini masih banyak orang yang kurang memahami betapa pentingnya peran koperasi sebagai salah satu sektor usaha perekonomian Indonesia. Mungkin masih banyak orang yang menganggap koperasi hanyalah lembaga keuangan biasa. Namun dari kenyataannya koperasi merupakan salah satu dari tiga sektor usaha formal dalam perekonomian Indonesia. Dalam kegiatannya, selain menekankan pada kepentingan sosial dan ekonomi, kegiatan ekonomi juga menekankan pada kepentingan moral.
Melihat kondisi tersebut, kami memutuskan akan melakukan observasi dan akan melampirkannya dalam bentuk karya tulis ilmiah berjudul “PEMBENTUKAN KOPERASI MANDIRI WISATA BAHARI TLOCOR SEBAGAI BADAN USAHA PEREKONOMIAN DAERAH DI SIDOARJO” yang nantinya kami mengharapkan Koperasi Mandiri dapat menggerakkan kelompok masyarakat untuk memajukan daerahnya, Koperasi Mandiri memiliki program dana bergulir. Walaupun masih kecil modal yang diberikan, program ini diharapkan mampu memberi harapan bagi masyarakat untuk lebih maju, selain untuk pemerataan ekonomi, kami juga mengharapkan koperasi ini dapat mengembangkan potensi di wisata bahari tlocor.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka munculah rumusan masalah sebagai berikut:
Bagaimana upaya pembentukan koperasi mandiri Wisata Bahari Tlocor sebagai badan usaha yang kompeten untuk pemerataan perekonomian di Kabupaten Sidoarjo?
Bagaimana pengelolaan koperasi mandiri Wisata Bahari Tlocor sebagai badan usaha yang kompeten untuk pemerataan perekonomian di Kabupaten Sidoarjo?
TINJAUAN PUSTAKA
Gambar 2.1.1 Kondisi terkini Desa TlocorGambar 2.1.2 Kondisi terkini Desa Tlocor
Wisata Bahari Tlocor merupakan salah satu wisata bahari yang ada di Sidoarjo. Wisata tersebut terletak di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Tempat ini merupakan wisata alam dengan hamparan pohon bakau di sisi kanan dan kiri sungai. Selain itu juga memiliki pemandangan sungai yang tenang, terdapat beberapa perahu dan speed boat bersandar pada dermaga yang siap mengantar pengunjung untuk menyusuri sungai hingga mengarah ke laut dan juga ke Pulau Lusi yang merupakan salah satu tempat tujuan utama jika berkunjung ke Tlocor.
Pada tanggal 1 November 2020, mantan Pj Bupati Bapak Hudiyono mengunjungi Wisata Bahari Tlocor dan berkunjung ke Pulau Lusi bersama rekan-rekannya. Setelah Bapak Hudiyono mengunjungi dan mengamati daerah tersebut, menurut beliau Wisata Bahari Tlocor masih banyak kekurangan fasilitas serta sarana dan prasarana. Beliau melihat masih banyak adanya potensi yang bisa dikembangkan. Ada beberapa usulan yang dicatat oleh Bapak Hudiyono, di antaranya pembangunan aliran listrik ke Pulau Lusi, pelebaran akses jalan mulai dari jalan raya Porong sampai dengan Dermaga Tlocor, pengerukan sungai Tlocor menuju Pulau Lusi, serta pembangunan sekolah perikanan di tengah Pulau Lusi. Usulan tersebut diharapkan dapat disetujui dan cepat terlaksana supaya Wisata Bahari Tlocor serta Pulau Lusi dapat berkembang sehingga menjadi wisata yang diminati oleh banyak orang.
Tidak hanya Bapak Hudiyono saja yang ingin mengembangkan tempat wisata tersebut. Bapak Kasiono selaku Kepala Badan Usaha Milik Desa di Wisata Bahari Tlocor juga ingin mengembangkan Wisata Bahari Tlocor, seperti pengembangan di bidang infrastruktur, menyediakan pusat oleh-oleh khas daerah Tlocor, pariwisata, dan juga membantu para nahkoda untuk mengembangkan usahanya. Tetapi, terdapat alasan utama yang menjadi penghambat pengembangan tersebut yaitu pengelola daerah setempat tidak memiliki cukup modal untuk mengembangkan Wisata Bahari Tlocor. Karena Wisata Bahari Tlocor dikelola secara swadaya, pengelola daerah belum bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Bapak Arifin selaku nahkoda nelayan di Wisata Bahari Tlocor menyampaikan bahwa para nelayan sedang mengalami beberapa kesulitan. Mereka tidak memiliki cukup modal untuk mengembangkan usahanya kembali. Akhirnya para nelayan meminjam uang dari rentenir untuk mengembangkan usaha tersebut. Para nelayan mengalami kesulitan saat mengembalikan uang yang mereka pinjam dikarenakan bunga yang cukup besar. Penghasilan yang didapatkan juga tidak stabil sehingga hutang yang dimiliki bertambah.
SOLUSI
Setelah Melihat kondisi dan menggunakan beberapa metode seperti metode survei, metode deskriptif kualitatif, dan metode kebijaksanaan, kami mengusulkan Pembentukan Koperasi Mandiri Wisata Bahari Tlocor sebagai solusi pemecah masalah. Koperasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, yang menimbang:
Bahwa koperasi, baik sebagai gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan usaha berperan serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam tata perekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi;
Bahwa Koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat dan mandiri berdasarkan prinsip Koperasi sehingga mampu berperan sebagai sokoguru perekonomian nasional;
Bahwa pembangunan Koperasi merupakan tugas dan tanggung jawab Pemerintah dan seluruh rakyat;
Bahwa untuk mewujudkan hal-hal tersebut dan menyelaraskan dengan perkembangan keadaan, perlu mengatur kembali ketentuan tentang perkoperasian dalam suatu Undang-undang sebagai pengganti Undang-undang Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok-pokok Perkoperasian.
STRATEGI
PEMBENTUKAN KOPERASI
Gambar 2.3.1. Sketsa Koperasi Mandiri Wisata Bahari Tlocor.Gambar 2.3.2. Sketsa Koperasi Mandiri Wisata Bahari Tlocor.
Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pembentukan koperasi mandiri Wisata Bahari Tlocor. Sebelum membentuk sebuah koperasi, adapun syarat-syarat pembentukan koperasi yang harus dipenuhi, sebagai berikut:
Merekrut Anggota Koperasi di Dusun Telocor
Untuk mendirikan koperasi sedikitnya mempunyai anggota 20 orang dengan identitas daerah sekitar yang dibuktikan dengan KTP dan KK sebagai persyaratan utama guna memenuhi syarat sebagai berikut :
Mampu untuk melakukan tindakan hukum
Menerima landasan idiil sebagai asas dan sendi dasar koperasi
Sanggup dan bersedia melakukan kewajiban dan hak sebagai anggota sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992, Anggaran Dasar, dan Anggaran Rumah Tangga serta peraturan koperasi lainnya.
Untuk mengawali usaha Koperasi ini ada simpanan Pokok, Wajib dan Sukarela yang mana simpanan Pokok besarannya disepakati dengan 20 anggota tersebut karena hanya satu kali saja ( missal Rp. 50.000,-), simpanan Wajib ditentukan besarannya asal tidak memberatkan anggota karena setiap bulan wajib dibayar ( misal Rp. 5000,-), simpanan Sukarela tidak ditentukan besarannya karena semacam menabung ( sesuai kemampuan )
Setelah uang tersebut kumpul kita kembalikan lagi ke anggota untuk dipinjam dengan ketentuan bunga yang tidak memberatkan ( missal 10% per tahun ), dengan perputaran uang tersebut Bendahara Koperasi membuat laporan keuangan yang mana tujuannya untuk di laporkan ke Dinas Koperasi guna mengajukan Ijin Koperasi Mandiri Wisata Bahari Tlocor.
Membuat AD/ ART Koperasi Mandiri Wisata Bahari Tlocor
Tiap organisasi dalam melakukan kegiatan harus memiliki pedoman dan tata cara bagaimana mencapai tujuan yang telah ditentukan. Di mana tempat dan daerah kerja koperasi, apa asas, tujuan, dan usahanya itu semua terdapat dalam AD dan ART.
Anggaran Dasar dalam akta pendirian koperasi memuat sekurang-kurangnya:
Daftar nama pendiri
Nama dan tempat kedudukan
Maksud dan tujuan serta bidang usaha
Ketentuan mengenai keanggotaan
Ketentuan mengenai Rapat Anggota
Ketentuan mengenai pengelolaan
Ketentuan mengenai permodalan
Ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya
Ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha
Ketentuan mengenai sanksi.
Membuat AD/ ART Koperasi Mandiri Wiasata Bahari Tlocor bertujuan untuk memanejemen anggaran dan pengelolaan koperasi secara terstruktur.
Membentuk Kepengurusan Koperasi Mandiri Wisata Bahari Tlocor
Setiap organisasi, termasuk organisasi ekonomi, baik sektor negara, swasta maupun koperasi harus mempunyai pengurus dengan ketentuan sebagai berikut:
Tugas/kewajiban pengurus koperasi adalah memimpin organisasi dan usaha koperasi serta mewakilinya di muka dan di luar pengadilan sesuai dengan keputusan rapat anggota
Pengurus dapat memperkerjakan seorang atau beberapa orang melakukan pekerjaan sehari-hari.
Pengurus bertanggung jawab melaporkan kepada rapat anggota tentang:
Segala sesuatu yang menyangkut tata kehidupan koperasi dan
Segala laporan pemeriksaan atas tata kehidupan koperasi. Khusus mengenai laporan tertulis dari badan pemeriksa, pengurus menyampaikan pula salinannya kepada pejabat.
Tiap-tiap anggota pengurus harus memberi bantuan kepada pejabat yang sedang melakukan tugasnya. Untuk keperluan itu, ia diwajibkan memberi keterangan yang diminta oleh pejabat dan memperlihatkan segala pembukuan perbendaharaan,serta persediaan dan alat-alat inventaris yang menjadi dan merupakan kekayaan koperasi.
Pengurus kewajiban menyelenggarakan rapat anggota tahunan menurut ketentuan yang tercantum di dalam anggaran dasar.
Pengurus wajib mengadakan buku daftar anggota pengurus yang cara penyusunannya dilakukan menurut ketentuan yang ditetapkan oleh pejabat.
Pengurus harus menjaga kerukunan anggota dan melayani secara kekeluargaan.
Dengan terbentuknya pengurus di koperasi mandiri wisata bahari telocor, koperasi ini akan berjalan dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing – masing pengurus.
Mengajukan Badan Hukum Koperasi Wisata Bahari Tlocor Sesuai Peraturan yang Berlaku
Koperasi mandiri Wisata Bahari Tlocor belum mempunyai legalitas yang resmi, untuk mendapatkan legalitas tersebut maka harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
Untuk mendapatkan hak badan hukum, pendiri koperasi mengajukan akta pendirian kepada pejabat. Akta pendirian yang dibuat dalam rangkap 2 (dua), satu diantaranya bermaterai, bersama-sama petikan berita acara tentang rapat pembentukan yang memuat catatan tentang jumlah anggota dan nama mereka yang diberi kuasa untuk menandatangani akta pendirian, dikirim kepada pejabat.
Pada waktu menerima akta pendirian, pejabat mengirim/menyerahkan sehelai tanda terima yang bertanggal kepada pendiri koperasi.
Jika pejabat berpendapat bahwa isi akta pendirian itu tidak bertentangan dengan undang-undang, maka akta pendirian didaftar dengan memakai nomor urut dalam buku daftar umum yang disediakan untuk keperluan itu pada kantor pejabat.
Tanggal pendaftaran akta pendirian berlaku sebagai tanggal resmi berdirinya koperasi.
Kedua buah akta pendirian tersebut dibubuhi tanggal, nomor pendaftaran, serta tanda pengesahan oleh pejabat atas kuasa menteri. Sebuah akta pendirian yang tidak bermaterai disimpan di kantor pejabat, sedangkan yang lainnya (yang bermaterai) dikirimkan kepada pendiri koperasi.
Jika terdapat perbedaan antara kedua akta pendirian yang telah disahkan tersebut maka akta pendirian yang disimpan di kantor pejabatlah yang dianggap benar.
Pejabat mengumumkan setiap pengesahan koperasi di dalam berita negara.
Buku daftar umum beserta akta yang disimpan pada kantor pejabat dapat dilihat dengan cuma-cuma oleh umum; salinan ataupun petikan akta dapat diperoleh dengan mengganti biaya.
Menteri dapat mengadakan pengecualian mengenai pembayaran bea materai atas akta pendirian.
Setelah mendapatkan badan hukum koprasi mandiri wisata bahari tlocor akan resmi, koperasi ini akan mendapat legalitas dan bantuan dari pemerintah, yang mana bantuan tersebut di harapkan akan dapat membantu perekonomian masyarakat di sekitar Wisata Bahari Tlocor.
PENGELOLAAN KOPERASI
Setelah terbentuknya Koperasi Mandiri Wisata Bahari Tlocor, harus terdapat beberapa strategi untuk memastikan koperasi ini dapat berjalan dengan baik. Setelah melakukan metode survei di lingkungan sekitar Wisata Bahari Tlocor, maka dapat disimpulkan beberapa strategi sebagai berikut :
Mengadakan pelatihan kepada pengurus koperasi dengan tema “Pengelolaan Koperasi Mandiri dengan Menggunakan Teknologi Tepat Guna”
Setelah melakukan wawancara pada 5 orang, hanya satu dari mereka yang mengerti pada perkembangan teknologi. Sekarang ini kehidupan manusia tidak lepas dari kemajuan teknologi mengingat zaman sudah berkembang pesat. Keberadaan teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan lingkungan disekitarnya seiring dengan perkembangan zaman. Maka dari itu, koperasi ini juga harus dikelola dengan menggunakan teknologi yang tepat, salah satunya dengan menggunakan sistem komputerisasi. Sistem komputerisasi sangat dibutuhkan di dunia perbankan dan koperasi simpan pinjam sekarang ini (Susanti, 2014). Sebagian besar bank dan koperasi simpan pinjam sudah menggunakan sistem komputerisasi dalam pencatatan transaksi keuangan yang dilakukan. Tidak mungkin sekarang ini pencatatan dilakukan oleh manusia karena jumlah transaksi keuangan yang dilakukan dapat mencapai ratusan bahkan ribuan per harinya. Transaksi sekarang ini juga dengan sangat mudahnya dilakukan melalui media komputer ataupun smartphone (Andriyani, Cangara,& Sadjad, 2014). Selain itu, sekarang ini pencatatan transaksi keuangan perbankan tersentralisasi ke satu basis data, sehingga membutuhkan koneksi internet untuk memenuhi kebutuhan ini (Muchlish & Umardani, 2016)
Mengadakan pelatihan kepada anggota koperasi sebelum pinjaman diberikan
Pelatihan pertama yang dapat dilakukan adalah pelatihan kerja atau pelatihan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.
Pelatihan kedua yang akan dilakukan adalah Manajemen keuangan atau semua aktivitas kegiatan perusahaan yang berkaitan dengan bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, dan mengelola keuangan perusahaan. Manajemen keuangan juga kegiatan yang bertujuan untuk mengelola dana maupun aset-aset yang dimiliki perusahaan untuk dimanfaatkan pada hal-hal atau kegiatan yang membantu tercapainya tujuan utama perusahaan tersebut, yaitu profit. Dengan adanya pelatihan ini maka anggota koperasi nantinya dapat mengelola keuangan mereka dengan baik, dan nanti diharapkan mereka dapat mengembangkan bisnis nya.
Pihak – Pihak yang Dapat Dipertimbangkan
Gambar 2.4.1. Wawancara bersama BUMDESGambar 2.4.1. Wawancara bersama Ketua RT di Desa Tlocor
Setelah melakukan survei di sekitar Wisata Bahari Tlocor pada tanggal 29 Mei 2021 dapat di rumuskan bahwa pihak – pihak yang dapat dipertimbangkan dalam Pembentukan Koperasi Mandiri Wisata Bahari Tlocor sebagai berikut :
Bapak Kasiono Selaku Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)
Badan Usaha Milik Desa (atau diakronimkan menjadi Bumdes) merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa, dan berbadan hukum. Pemerintah Desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa. Pembentukan Badan Usaha Milik Desa ditetapkan dengan peraturan desa. Bumdes dapat berperan dalam pembentukan koperasi mandiri Wisata Bahari Tlocor sebagai wadah awal pembentukan.
Bapak Maksum Selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS)
Pokdarwis adalah kelompok yang bergerak secara swadaya artinya pengembangan kepariwisataan yang dilakukan di desa itu bersumber dari kekuatan desa sendiri dengan segala potensinya. Pokdarwis juga dapat berperan sebagai tim penggerak dan koordinator yang nantinya akan menjadi anggota koperasi mandiri Wisata Bahari Tlocor dari sektor pariwisata.
Bapak Arifin Selaku Perwakilan Nahkoda Nelayan
Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau biota lainnya yang hidup di dasar, kolom maupun permukaan perairan. Bapak Arifin juga dapat berperan sebagai tim penggerak dan koordinator yang nantinya akan menjadi anggota koperasi mandiri Wisata Bahari Tlocor dari sektor pekerja nelayan.
Kepala dusun, Ketua RW, dan Ketua RT
Bapak Baidowi selaku kepala dusun, Bapak Puguh selaku ketua RW 5, Bapak Muslik, Bapak Suprapto, Bapak Mohadi, Bapak Sumijan selaku ketua RT 13 – RT 16 juga dapat berperan dalam pengembangan koperasi ini menimbang Beliau merupakan Kepala Lingkungan di sekitar Wisata Bahari Tlocor.
SIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan membentuk koperasi mandiri sebagai badan usaha yang berkompeten untuk pemerataan perekonomian di Kabupaten Sidoarjo dan merancang sistem pengelolaan koperasi mandiri Wisata Bahari Tlocor, dapat diperoleh suatu kesimpulan bahwa faktor-faktor seperti kurangnya modal yang menjadi penghambat perkembangan Wisata Bahari Tlocor serta perekonomian yang kurang merata mampu diminimalisir dengan adanya koperasi mandiri.
Manfaat dari dibentuknya koperasi mandiri tersebut adalah mengoptimalkan peran koperasi dengan menambah pengetahuan tentang koperasi mandiri kepada penduduk setempat, menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Wisata Bahari Tlocor, dan mampu mengembangkan koperasi di kawasan Wisata Bahari Tlocor serta dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar dengan pengelolaan secara tepat.
SARAN
Berdasarkan penelitian ini diharapkan pembentukan dan pengelolaan koperasi mandiri yang kompeten sebagai pemerataan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo benar-benar dilaksanakan secara tepat. Saran kami adalah dengan adanya pengawasan secara berkala atau terus-menerus agar koperasi mandiri yang telah dibentuk dan dikelola dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.
DAFTAR PUSTAKA
Drs. S. Alam, M.M. (2017). Ekonomi. Jakarta : Erlangga
Dr. Mulyani Endang, M.Si. (2017). Ilmu Ekonomi. Solo : PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Astuti Sari Dwi. (2016). Ekonomii. Surakarta : CV Mediatama
Adji Wahyu Ep. (2007). Ekonomi. Jakarta : Erlangga
Drs. Tunggal Amin Widjaja, Ak.MBA,. (2021, Juni 10). Syarat-syarat Mendirikan Sebuah Koperasi. Penabulu cooperative.